yllix

Kamis, 28 Maret 2019

Mendapatkan uang dengan menjadi dropshipper


Mendapatkan uang dengan menjadi dropshipper

Menjadi seorang Dropshipper adalah salah satu cara untuk berjualan. Sistem dropship sangat gampang untuk dilakukan. Apa lagi, cara ini memungkinkan anda tanpa harus keluar modal dan stok barang agar bisa berjualan.

Apa Itu Dropship?
Dropship adalah sistem dimana seseorang dapat menjual barang tanpa harus memiliki stok barang. Dengan memanfaatkan kerja sama antar supplier, Seorang dropshipper bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual (ke sipembeli) dan harga beli (ke supplier). Sumber: Wikipedia


Ilustrasi sistem Dropship

Dengan sistem Dropship, setidaknya ada 3 (tiga) pihak  yang terbantu atau di untungkan dari sistem ini.
1.                  Supplier
Supplier adalah orang yang menyediakan barang yang akan di jual oleh dropship.

2.                  Dropship
Dropship adalah orang yang menjual barang dari Supplier

3.                  Pembeli
Pembeli merupakan orang yang membeli barang dari dropship.

Apa manfaat atau keuntungan dropshipping?
Sebenarnya ada banyak manfaat atau keuntungan yang bisa didapat dari bisnis dropship ini. Berikut kami akan menjelaskan satu per satu, agar Anda yakin untuk memulai bisnis dropship Anda.
                    Modal Kecil
Anda sebagai dropshipper tidak perlu berinvestasi atau cari modal banyak-banyak untuk melakukan jenis bisnis satu ini. Modal mungkin harus besar bagi para reseller atau penjual yang melakukan bisnisnya secara tradisional. Nah, dengan kegiatan dropshipping ini, Anda tidak perlu beli produknya dulu kecuali si pembeli yang tertarik sudah melakukan transaksi atau beli ke Anda. Itupun Anda tinggal meneruskan uang yang sudah Anda terima dari si pembeli dan bisa langsung mengambil keuntungannya. Uang atau modal juga jadi lebih sedikit karena Anda tidak usah memikirkan biaya sewa atau beli tempat penyimpanan buat barang atau produk-produk yang mau Anda jual.

                    Mudah dijalankan
Bisnis ini juga bisa dikatakan mudah untuk dijalankan, walau Anda hanya sendirian menjalankannya. Tentunya, ini karena Anda tidak perlu berurusan dengan produk atau pembeli Anda secara fisik. Jika Anda bergelut dalam penjualan yang tradisional pada umumnya, Anda harus capek-capek melakukan kampanye langsung atau menjadi sales dengan berkomunikasi ke satu dan lebih banyak orang secara tatap muka. Bisnis di era digital kini membuat hal itu jadi lebih mudah. Bahkan bila Anda membaca penjelasan kami sebelumnya soal konten dari supplier, Anda sudah punya foto produk dan keterangan lainnya yang tinggal Anda upload dan masukkan ke media penjualan Anda. Anda juga tak perlu mengurus inventarisasi, pengelolaan gudang atau storage, pengemasan dan pengiriman barangnya.

                    Lokasi dan Waktu Berjualan Fleksibel
Mengenai lokasi dan waktu, ini sudah pasti fleksibel. Anda bisa mengatur diri sendiri, kapan Anda mau mulai membuka online store Anda dan sampai pukul berapa aktivitas transaksi atau belanja dijalankan. Anda sebagai dropshipper juga bisa melangsungkan bisnis di mana saja dengan satu ketentuan mutlak, koneksi internet yang memadai. Bila Anda kewalahan menangani banyaknya calon pembeli atau klien yang sudah lama berlangganan, Anda bisa membagi beban ke anggota keluarga atau teman terdekat untuk ikut berbisnis bersama tanpa mengorbankan pekerjaan utama mereka sebelumnya.

                    Pilihan Produk yang Mau dijual Sangat Variatif
Karena Anda tidak usah pusing memikirkan pembelian produk terlebih dahulu secara fisik dan di mana Anda mau menyimpan produk yang akan dijual kembali, Anda bisa memilih apa saja produk yang ingin Anda tawarkan ke calon pembeli Anda. Segala jenis produk, berapa banyak variasinya tentunya bisa Anda pilih untuk promosikan.

                    Tidak Terlalu Menghabiskan Waktu, Tenaga dan Pikiran
Memang menjadi dropshipper tidak terlalu capek seperti yang dialami para pebisnis yang melangsungkan penjualannya secara fisik. Namun ini semua kembali kepada Anda yang bisa mengatur sendiri kapan dan sampai batas mana kegiatan Anda meladeni pelanggan. Anda pun bisa membuat pengumuman jika Anda ingin waktu off atau libur di hari tertentu.
 
Cara Menjadi Dropshiper
Pertanyaannya bagaimana cara menjadi seorang dropshipper?. Pada dasarnya, sangat mudah untuk menjadi atau memulai bisnis dropship secara online. Anda hanya perlu mencari banyak referensi untuk memulai bisnis ini. Berikut ini langkah-langkah untuk memulai bisnis dropship anda.

1. Cari Produk Yang Ingin Dijual
Sebelum memulainya, pastikan anda mencari produk yang ingin anda jual atau pasarkan. Sebagai tips dan tambahan, usahakan mencari produk yang dipakai orang setiap harinya. Dengan demikian, anda mudah untuk menjualnya. Disisi lain, anda juga bisa menjual berbagai produk yang sesuai dengan minat anda atau dengan lingkungan sekitar anda. Ini bertujuan agar anda semakin mudah memahami target market produk yang ingin anda jual.

2. Cari Supplier Yang Terpercaya
Bagian ini sangat penting. Anda harus mencari supplier atau penjual yang terpercaya. dari segi kualitas produk, review pelanggan dan lainnya.Ini bertujuan agar nantinya pembeli anda tidak merasa kecewa pada barang yang ia beli dari anda.

Cara untuk memulai kerjasama Anda dengan supplier sebenarnya cukup sederhana. Setelah Anda berhasil melakukan seleksi yang ketat dan menemukan supplier yang bagus, Anda tingggal melakukan booking produk untuk tes atau menguji terlebih dahulu. Lalu bila memang mulus prosesnya, cobalah menjalin hubungan dengan baik.

Perlu Anda ketahui, ada beberapa supplier yang mewajibkan para dropshipper-nya untuk menjual produk dengan harga yang sudah ditentukan. Jadi sekali lagi, coba tanya ketentuan harga mereka. Biasanya supplier melakukan ini agar para dropshipper tidak menjatuhkan harga pasar yang sudah ada.

Ada satu cara yang paling mudah untuk anda lakukan pada tahap ini. Misalnya Di Tokopedia dan Bukalapak ada fitur premium member. Manfaatkan fitur ini untuk mencari supplier. Biasanya, mereka yang menggunakan premium member adalah orang-orang yang serius dalam berjualan. Namun kecepatan respon juga harus anda perhitungkan. Ini juga penting ketika anda akan bertransaksi dengannya. Lewati supplier yang merespon terlalu lama walau ia premium member di kedua marketplace tersebut karena ini bisa menghambatmu nantinya.

3. Cari & Bandingkan Harga
Tahap paling krusial adalah menentukan harga jual. 10-20% profil adalah harga yang anjurkan oleh para ahli dalam bisnis ini. Jangan puas mencari hanya di satu atau dua tempat saja. Intinya, semakin banyak referensi semakin baik. Anda juga harus membandingkan harga jual di toko satu dan toko lainnya agar anda bisa menentukan harga jual yang tepat.
Walau, sebagian supplier telah menentukan harga jual bagi dropship dengan tujuan agar tidak terjadi perang harga. Namun banyak supplier yang memberikan kebebasan bagi dropshippernya untuk menentukan harga jual sendiri.

4. Mengkampanyekan Produk & Menangani Customer
Dalam kampanye produk, sebaiknya Anda menggunakan gambar yang tidak hanya menarik tetapi terlihat real-pict. Sekarang ini calon pembeli sudah banyak yang tergolong smart-buyer, yaitu mereka yang bersikap lebih rasional dalam berbelanja secara online. Anda pun harus memberikan spesifikasi atau rincian produk yang lengkap, berikut ukuran dan golongan warnanya.

Dalam menangani customer, sebaiknya Anda bersikap ramah namun tampak tegas. Bila perlu, Anda telah membuat terlebih dahulu syarat dan ketentuan khusus bagi pembeli Anda, mengimbau mereka untuk membaca terlebih dahulu rincian produk dan lain-lain. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat stress Anda dalam melayani customer. Anda juga bisa melakukan komunikasi yang lebih kuat untuk menutup transaksi.

Cara Menjual Produk Dropship
Ditahap akhir adalah bagaimana anda memaksimalkan produk yang harus anda jual tersebut. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk menjualnya.


Ilustrasi Belanja Online

Adapun Cara Menjual Produk Dropship, berikut ini tips & caranya.
1. Buat Website Sendiri
Jika anda menjualnya secara online, anda bisa membuat toko online khusus produk dropship anda. Ini bertujuan agar anda terlihat seperti penjual yang profesional dan terpercaya. Dengan memanfaatkan toko online sendiri, anda juga bisa secara perlahan untuk membangun brand anda sendiri. Nah, bagi anda yang ingin membuat toko online sendiri, wajib baca: Panduan Lengkap Cara Membuat Toko Online Dengan Plugin WooCommerce di WordPress

2. Gunakan SEO
Dengan membuat toko online sendiri, anda bisa menggunakan teknis seo agar jualan anda semakin laris. Apa lagi, produk yang anda jual dengan low kompetitor di search engine, maka anda akan terus kebanjiran order dari online. Jika anda memutuskan menggunakan teknik seo, silahkan belajar seo disini. Pastikan anda mengikuti tips-tips seo dari kami.

3. Manfaatkan Sosial Media
Sosial media adalah ladang empuk yang bisa anda garap untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Anda bisa menjual produk-produk anda di sosial media anda agar semakin banyak orang yang mengetahui bawah anda menjual produk tersebut. Selain profil, anda juga bisa memanfaatkan halaman di facebook untuk berjualan. Dengan demikian anda bisa menggunakan teknik facebook ads untuk meningkatkan penjualan anda. Pastikan juga anda mengikuti tips dan trik belajar sosial media marketing kami.

4. Jual di Marketplace
Anda juga bisa menjual produk dropship anda keberbagai marketplace lokal. Manfaatkan situs seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Kaskus Jual Beli, Blanja, dan beberapa marketplace lokal yang bisa mendongkrak penjualanmu. Walau anda mendapatkan supplier dari marketplace lokal dan anda jual menjualnya di marketplace lokal tidak menjadi masalah.

5. Jual Secara Offline
Selain menjual produk dropship anda secara online, anda juga bisa menjualnya secara offline. Apa lagi, produk yang anda jual adalah produk yang digunakan sehari-hari, maka akan lebih mudah untuk menjualnya. Tawarkan kepada lingkungan sekitar anda produk yang anda jual. Jika anda tepat dalam memberikan harga jual di tahap awal tadi, maka bisa dipastikan produk anda akan laris manis.

Fokus Dalam Menjual Produk
Fokus dalam menjual produk adalah cara menjadi dropshipper yang baik. Artinya, jangan terlalu banyak menjual produk. Fokus lah kepada produk yang gampang untuk anda jual.
Jangan terpaku hanya karena besarnya profit yang anda dapatkan, namun fokuslah di kelanjutan (continue) produk yang anda jual.

Lakukan Audit
Audit sangat penting untuk selalu anda lakukan. Ini bertujuan agar anda selalu bisa siap siaga. Seperti mengaudit teknik marketing yang anda lakukan, mengaudit harga pasar, dan produk yang anda jual.

Ini sangat penting karena bisa saja teknik yang anda lakukan ‘sudah usang’. atau harga yang anda jual jauh lebih mahal dari orang lain setelah sekian bulan. atau bahkan produk yang anda jual ternyata kurang berkualitas dan anda bahkan mengabaikan review pembeli anda.
Nah, cara apa pun yang penulis jabarkan diatas bisa anda manfaatkan sebaik mungkin. Tinggal, bagaimana keuletan anda dalam menjalankannya akan menentukan hasil. Banyak cara menjadi dropshipper sukses di tokopedia, bukalapak, lazada, atau yang lainnya.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk para pembaca dan juga memberikan gambaran tentang bisnis dropship. Jika anda berniat serius, kuncinya anda tekuni saja pasti anda akan mendapatkan hasil manisnya nanti. Kesuksesan zaman sekarang bisa di capai dengan mudah dan cepat. Tinggal bagaimana anda memanfaatkan teknologi yang ada sekarang ini

Referensi:



Rabu, 27 Maret 2019

Mendapatkan Komisi Dengan (Affiliate Marketing) Afiliasi Pemasaran


Mendapatkan Komisi Dengan (Affiliate Marketing) Afiliasi Pemasaran

Mendapatkan Komis berupa uang dari internet sebenarnya bisa Anda lakukan dengan banyak cara. Bisa melalui cara jualan lewat marketplace, menjadi publisher platfom periklanan, jualan online lewat website sendiri, menjadi seorang freelancer atau menjalankan bisnis affiliasi atau affiliate marketing. Cara-cara tersebut tidak ada yang paling benar dan tidak ada yang paling salah. Ini bukan tentang salah dan benar tetapi tentang konsistensi.

Berikut ini penulis ingin menyampaikan salah satu cara menghasilkan Komisi dari internet yaitu dengan affiliate marketing. Untuk cara yang lain mungkin akan penulis sampaikan di lain waktu. Namun untuk saat ini tentang affiliate marketing terlebih dahulu karena menurut penulis ini adalah yang paling mudah untuk dijalankan.

Apa itu (affiliate marketing) Afiliasi Pemasaran?
Penulis mulai dari pengertian apa itu affiliate marketing. Ada 3 sumber yang penulis kutip agar objektif dalam mendefinisikan arti affiliate marketing sehingga bisa diterima oleh semua pihak.

1. Wikipedia.
Affiliate marketing adalah jenis pemasaran berbasis kinerja di mana sebuah bisnis/ perusahaan memberikan penghargaan kepada satu orang atau lebih  untuk setiap pembeli yang dibawa oleh orang tersebut.

2. PanduanIM.
Menurut situs PanduanIM affiliate marketing adalah salah satu bagian internet marketing yang paling populer di dunia dimana seseorang bisa mendapatkan komisi (pendapatan) setiap kali mereka berhasil membawa klien kepada suatu usaha/ bisnis.

3. Idaff.
Idaff adalah sebuah marketplace untuk produk digital maupun produk fisik yang mana mereka juga mengaplikasikan affiliate marketing pada bisnisnya. Menurut Idaff affiliate marketing adalah cara pemasaran dimana Anda membantu menjualkan produk orang lain secara online

Dapat di simpulkan affiliate marketing itu kalau Anda ingin mendapatkan uang dari internet maka caranya adalah dengan membawakan klien atau pembeli ke suatu bisnis. Setelah ada transaksi maka secara otomatis Anda akan mendapatkan penghargaan yang disebut sebagai komisi.

Sebenarnya, tanpa penulis sadari, penulis semua sudah pernah berpartisipasi dalam kegiatan affiliate marketing. Misalnya, ketika Anda me-refer teman Anda untuk menggunakan Uber, Anda akan mendapatkan kode promo atau diskon, kan? Ini adalah salah satu bentuk affiliate marketing.
Bentuk affiliate marketing yang lebih kelihatan adalah ketika Anda membuka sebuah blog. Misalnya, Anda ingin membeli sebuah kamera DSLR tetapi Anda tidak bisa menentukan brand dan model apa yang ingin Anda beli. Apa yang akan Anda lakukan? Kebanyakan orang akan membuka Google dan mencari keyword seperti “Kamera DSLR terbaik”. Anda mungkin akan membaca sebuah blog atau menonton video yang muncul di hasil pencarian. Biasanya, blogger dan YouTuber akan memberikan link untuk mengunjungi halaman pembelian produk tersebut. Tanpa Anda sadari, link tersebut adalah sebuah affiliate link. Jika Anda melakukan transaksi melalui link tersebut, blogger dan YouTuber tersebut akan mendapat komisi dari penjualan tersebut.

Secara simple, affiliate marketing adalah sebuah proses dimana Anda mempromosikan produk milik orang lain dan mendapatkan komisi.

Mengapa affiliate marketing?
Dalam KEPO-KIRIM.EMAIL Podcast Episode 29, Fikry Fatullah, Founder KIRIM.EMAIL menyebutkan bahwa dengan menjadi makelar adalah cara terbaik untuk memulai bisnis online. Dan dengan menjalankan affiliate marketing ini merupakan salah satu bentuk dari makelar. Untuk mendengarkan pernyataan tersebut Anda bisa mendengarkannya di sini.
Sedangkan alasan mengapa harus affiliate marketing untuk mendapatkan uang dari internet setidaknya ada 3 alasanya, diantaranya :

1.       Tidak repot
Dalam mendapatkan dari lewat internet, alasan utama kenapa harus dengan cara affiliate marketing adalah tidak repot. Dengan menjadi affiliate Anda tidak perlu membuat produk, mengurus stok, packing barang, melayani komplain sampai pada pelayanan after sales. Anda tidak perlu memikirkan dan menjalani itu semua.

2.       Hanya fokus mencari pembeli
Alasan berikutnya dalam mendapatkan uang dari internet dengan cara affiliate marketing adalah Anda hanya fokus mencari pembeli sebanyak-banyaknya. Jadi di sini tugas Anda hanyalah memasarkan produk dari vendor ke target market yang Anda pilih.

3.       Komisinya besar
Dan alasan yang ketiga adalah komisinya besar. Besar itu relatif tetapi biasanya dalam bisnis affiliate marketing para vendor menyediakan komisi mulai 30%-70% dari harga jual. Kalau harga jual dari produk yang Anda pasarkan adalah Rp. 500.000 dan jika komisi yang Anda dapatkan adalah 30% maka setidaknya Anda bisa mendapatkan komisi Rp. 150.000 per satu pembeli. Angka Rp. 150.000 itu besar atau kecil tergantung Anda yang menentukannya.

4.       Anda bisa belajar keterampilan baru
Untuk memulai affiliate marketing, Anda tidak perlu menjadi seorang marketing expert. Dengan melakukan affiliate marketing, Anda bisa belajar sembari Anda melakukannya. Selain itu, ada beberapa cara untuk menjalankan dan mengelola program-program affiliate marketing. Anda bisa mencoba berbagai cara ini dan lihat sendiri mana yang bekerja untuk Anda. Menyenangkan bukan jika Anda bisa belajar keterampilan baru sambil mendapatkan penghasilan?

Bagaimana cara kerjanya?
Untuk menjalankan affiliate marketing itu sebenarnya sangatlah mudah. Anda hanya perlu mencari vendor yang mau diajak kerjasama, setelah itu baru fokus mencari pembeli dan memasarkan produk dari vendor tersebut. Atau bisa juga sebaliknya, Anda mencari terlebih dahulu target marketnya baru mencari vendor yang sesuai denga target market Anda.

Sebelum penulis jelaskan cara kerjanya silakan Anda perhatikan gambar di bawah ini terlebih dahulu.
 


Dari gambar di atas sudah terlihat bahwa posisi affiliate marketer (affiliate partner) adalah di tengah-tengah antara produsen/ penjual (retailer) dengan pembeli (consumer).

Setelah Anda mendaftar sebagai affiliate maka berikutnya Anda akan mendapatkan link. Nah link tersebut lalu Anda promosikan. Jika ada yang klik dan membeli produk/ jasa yang Anda promosikan maka Anda akan mendapatkan komisi sekian persen dari penjualan.

Selanjutnya untuk pemrosesan barang / jasa, melayani customer service setelah pembelian, yang bertanggung jawab adalah pihak vendor. Juga untuk transaksi terjadi langsung antara pembeli dengan vendor. Sampai di sini tugas Anda sebagai affiliate sudah selesai.

Sederhana dan mudah sekali kan cara mendapatkan uang dari internet dengan affiliate markteing ini?

Perbedaan antara reseller dengan affiliate marketing
Kalau dilihat dari model bisnisnya antara reseller dengan affiliate marketing itu mirip. Sama-sama menjadi perantara pembeli dengan penjual. Namun kalau penulis lihat lebih seksama ada perbedaan mendasar antara reseller dengan affiliate marketing ini. Perbedaan tersebut diantaranya :

1.       Dari segi penentuan komisi dan harga jual.
Untuk affiliate marketing komisi dan harga jual yang menentukan adalah vendor atau pemilik produk. Sedangkan untuk reseller, Anda boleh menentukan sendiri berapa banyak keuntungan yang Anda inginkan serta boleh menentukan berapa pun harga jualnya.

2.       Dari segi kepemilikan produk.
Untuk affiliate marketing Anda tidak bisa mengklaim produk yang Anda pasarkan itu punya Anda. Namun untuk reseller, Anda boleh mengklaim kalau produk tersebut adalah milik Anda karena bisa jadi Anda sudah membeli dalam jumlah banyak dari produsen dan membayar lunas tagihannya.

Apa saja keahlian yang harus dimiliki?
Untuk bisa mendapatkan uang dari internet melalui jalan affiliate marketing ini, Anda harus punya keahlian. Keahlian ini merupakan modal utama kalau Anda ingin benar-benar terjun di dunia affiliate marketing. Dan Inilah keahlian yang harus Anda miliki:

1.       Mendatangkan traffic.
Keahlian dalam mendatangkan traffic harus Anda miliki kalau ingin mendapatkan uang dari internet. Ini berlaku tidak hanya untuk affiliate marketing saja, tetapi untuk semua model bisnis yang menggunakan internet sebagai medianya.Untuk mendatangkan traffic ini pada dasarnya hanya ada 2, yaitu dengan cara organik dan dengan cara berbayar. Untuk mendatangkan traffic dengan cara organik Anda bisa menggunakan teknik SEO, posting di Facebook Page dan Facebook Group, menjadi penulis tamu di berbagai media online dan lain sebagainya. Sedangkan untuk mendatangkan traffic dengan cara berbayar Anda bisa menggunakan Facebook Ads, Instagram Ads, Google Adwords, Tokopedia Ads dan lain sebagainya.

2.       Mengubah traffic menjadi leads dan pembeli.
Traffic saja tidaklah cukup. Untuk bisa menghasilkan uang dari internet Anda harus punya keahlian mengubah traffic menjadi leads dan pembeli. Keahlian ini bisa berwujud keahlian dalam membuat landing page, copywriting, persuasi dan lain sebagainya.

3.       Memelihara leads dan pembeli.
Dan kemampuan terakhir yang perlu Anda miliki adalah memelihara leads dan pembeli yang sudah berhasil Anda dapatkan. Tujuan dari mempunyai keahlian memelihara leads dan pembeli ini adalah supaya Anda tidak selamanya tergantung dari traffic baru.
Dengan memelihara leads dan pembeli ini bisa menjadi traffic yang lebih baik karena mereka sudah tahu siapa Anda dan percaya dengan Anda. Contoh keahlian dalam memelihara leads dan pembeli ini adalah keahlian komunikasi, email marketing dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Memulai Affiliate Marketing?
Nah, bagaimana? Apakah Anda sudah tertarik untuk memulai affiliate marketing? Yuk, ikuti cara berikut untuk memulai program affiliate marketing Anda.

Pilih Niche Anda
Niche adalah sebuah pasar spesifik yang ingin Anda targetkan. Niche juga bisa dianggap sebagai sekelompok orang yang Anda rasa akan tertarik dengan barang-barang yang Anda promosikan.

Dengan menentukan niche, Anda dapat kemudian menentukan topik website Anda dan produk affiliasi apa yang akan Anda jual. Anda bisa memulai dengan memilih niche yang sesuai dengan passion dan hobi Anda. Dengan begitu, Anda sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang tersebut dan bisa membuat konten-konten yang memiliki value. Selain itu, jika Anda menyukai bidang itu, Anda juga akan menjadi lebih bersemangat untuk menjalakannya. Anda juga tidak harus menjadi seorang expert, tetapi yang penting adalah Anda bisa memulai dengan lebih mudah.

Di affiliate marketing, focus utama Anda adalah marketing. Selama Anda tahu bagaimana cara memasarkan produk tersebut kepada pengunjung dan pembaca blog atau website Anda, melalui konten-konten yang Anda buat dan rilis, Anda tetap akan bisa menghasilkan uang.

Jika Anda bingung bagaimana cara menentukan niche Anda, berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa Anda coba jawab untuk membantu Anda menemukan niche Anda:

  • Topik apa yang Anda sukai? Tentunya akan lebih mudah jika Anda memilih topik yang Anda sukai dan sudah memiliki beberapa pengetahuan lebih. Dengan begitu, Anda bisa membuat konten yang memiliki nilai lebih.
  • Apakah Anda bisa menghasilkan uang dari niche ini? Tentunya Anda juga perlu mempertimbangkan apakah Anda bisa menghasilkan uang lebih dari niche yang Anda pilih.
  • Topik apa yang bisa membuat saya tertarik untuk menulis 25-100 blog post? Konten adalah salah satu cara yang bisa sangat mendukung affiliate marketing. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih topik yang Anda sukai agar Anda tidak bosan untuk membuat konten seputar topik tersebut. Anda juga perlu membuat konten yang cukup banyak agar Anda bisa dianggap sebagai authority tentang topik tersebut. Dengan begitu, Anda bisa meyakinkan orang lain untuk membeli produk yang Anda bahas di blog Anda.
  •  Apakah ada program affiliasi tersedia untuk niche ini? Ini tentunya adalah salah satu hal penting yang harus Anda pikirkan. Anda mungkin sudah memikirkan topik niche apa yang ingin Anda tulis di website Anda tetapi Anda juga harus mencari tahu dulu apakah niche tersebut memiliki program-program affiliasi.

Riset program-program affiliate marketing yang ada
Setelah Anda menemukan niche yang akan menjadi focus Anda, sekarang Anda harus mencari program-program dan produk apa saja yang ada. Memilih sebuah program affiliasi memang membutuhkan waktu, tetapi jangan takut untuk meluangkan waktu untuk melakukan riset yang lebih dalam karena ini akan menjadi tempat dimana pemasukan Anda berasal. Memilih program yang benar-benar akan sangat membantu Anda. Berikut adalah beberapa hal yang bisa menjadi panduan Anda dalam memilih program affiliasi yang tepat:

  •  Siapa saja pengguna program affiliate marketing tersebut? Dengan ini, Anda bisa mengukur apakah program affiliasi ini menguntungkan.
  • Berapa banyak komisi yang mungkin Anda dapatkan dari produk ini? Pastikan bahwa Anda mendaftarkan diri ke program yang menguntungkan.
  • Apakah Anda ingin diasosiasikan dengan produk dan layanan tersebut? Pastikan bahwa produk dan layanan yang Anda promosikan relevan untuk audience Anda. Poin ini akan dibahas lebih lanjut setelah ini.
  • Support apa disediakan oleh program affiliasi ini? Periksa dulu apakah program affiliasi tersebut menyediakan support. Karena mungkin saja suatu hari, Anda akan membutuhkan support dari customer service mereka.

Salah satu program affiliasi e-commerce yang terkenal adalah program affiliasi dari Amazon. Di Indonesia sendiri, Anda bisa mengikut program affiliasi dari Lazada dan Zalora.

Research Produk-Produk Affiliasi
Pada langkah ini, Anda harus mencari produk-produk affiliasi apa saja yang bisa menarik perhatian niche Anda. Anda tidak bisa hanya sekedar mempromosikan semua barang yang Anda suka. Mempromosikan produk-produk yang relevan adalah kunci agar Anda bisa mencapai nilai konversi yang tinggi. Semakin relevan produk-produk yang Anda tawarkan kepada niche Anda, semakin tinggi kemungkinan mereka akan membeli dari link yang Anda letakkan di website Anda.

Buat sebuah website atau landing page
Website adalah hal utama yang Anda butuhkan untuk memulai affiliate marketing. Membangun sebuah website atau landing page di jaman sekarang sudah menjadi semakin mudah, semua karena teknologi yang ada sekarang. Anda tidak perlu memiliki ketrampilan coding untuk membuat website Anda. Sekarang, dengan bantuan site builder seperti Strikingly, Anda bisa membangun website dengan mudah.

Susun rencana
Sama seperti melakukan hal apapun, Anda perlu menyusun rencana. Untuk affiliate marketing ada dua hal yang harus Anda persiapkan yaitu waktu dan strategi. Kebanyakan orang memulai affiliate marketing sebagai kegiatan sampingan sehingga Anda perlu memiliki manajemen waktu yang baik antara pekerjaan utama Anda dan usaha affiliate marketing Anda. Anda sendiri bisa melakukan affiliate marketing dengan menyisihkan 2-4 jam per harinya.

Untuk strateginya, Anda bisa memulai dengan content marketing. Anda perlu membuat konten secara rutin. Oleh karena itu, Anda harus coba merencanakan berapa pos yang ingin Anda lakukan dalam seminggu. Setelah Anda mulai, Anda akan memiliki pengertian lebih dalam tentang apa yang harus disiapkan dan apa saja yang perlu direncanakan.

Beberapa jenis konten yang bisa Anda buat untuk website Anda adalah:

  • Review produk. Salah satu model yang paling banyak dilakukan dalam affiliate marketing adalah menulis review tentang sebuah produk atau layanan. Ini adalah salah satu model konten yang paling sering dilakukan dan sudah terbuksi bisa membantu mengumpulkan pemasukan affiliate marketing.
  • Postingan blog yang membahas masalah, pertanyaan, atau isu-isu yang sering ditanyakan dan relevan dengan target audience Anda. Seperti yang sudah disebutkan di atas, membuat konten adalah salah satu cara paling efektif dalam membuat postingan yang konsisten di sebuah website. Ketika Anda membuat sebuah blog posts, Ada baiknya Anda melakukan beberapa keyword research untuk melihat apa yang sebenarnya audience Anda inginkan dan cari online. Anda juga bisa melihat competitor, forum, dan social media untuk melihat topik apa yang sedang banyak dibicarakan. Misalnya, blog Dewaweb sendiri mengulas banyak topik berhubungan dengan bisnis online, digital marketing, dan web development.

Meningkatkan traffic
Setelah Anda memilih niche dan produk-produk apa yang ingin Anda promosikan, Anda perlu mendapatkan traffic ke website Anda – baik ke landing page yang sudah Anda siapkan atau postingan review dimana link affiliasi diletakkan. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan traffic website. Secara keseluruhan ada dua cara yang bisa Anda lakukan yaitu dengan traffic gratis atau paid traffic (traffic berbayar). Traffic gratis adalah pengunjung website Anda yang datang dari Google Search dan paid traffic adalah pengunjung website yang datang dari advertisement.
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu mempromosikan blog atau website Anda:

  • Promosikan konten Anda melalui social media. Salah satu cara paling mudah dan banyak digunakan adalah menggunakan social media untuk membangun audience. Tergantung dari niche dan industry Anda, Anda bisa memilih antara Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, dan beberapa social media niche lainnya. Membangun following di social media dengan engagement yang tinggi adalah salah satu cara yang bisa menjamin traffic tinggi ke website Anda.
  • Menggunakan email marketing. Email list adalah salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh affiliate marketer. Anda bisa membaca artikel penulis tentang bagaimana cara membangun email list Anda.
  • Anda bisa membaca artikel penulis tentang cara meningkatkan traffic website untuk melihat apa saja yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan pengunjung website organic.
  • Promosikan Affiliate Link Anda
  • Setelah Anda menunjukkan bahwa Anda bisa menawarkan sesuatu untuk niche Anda, Anda sebaiknya mulai mempromosikan affiliate link yang Anda miliki. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempromosikan affiliate link Anda.
  • Review produk. Tulis review yang jujur tentang sebuah produk. Dengan begitu, Anda juga membangun kepercayaan pembaca blog atau website Anda. Jangan hanya menuliskan hal-hal positif tentang produk tersebut. Jika Anda menemukan sesuatu yang bisa diperbaikin, kenapa tidak tulis di postingan tersebut? Gunakan juga image yang menarik untuk menarik perhatian. Dari review ini, Anda kemudian bisa meletakkan affiliate link di akhir postingan. Dengan begitu, audience yang ingin membeli produk tersebut bisa langsung membeli menggunakan affiliate link yang Anda sediakan.
  • Banner ads. Anda juga bisa memasang banner di website Anda untuk mempromosikan affiliate link Anda. Biasanya, program affiliasi akan menyediakan banner untuk Anda sehingga Anda hanya perlu meletakkan banner tersebut di halaman website Anda yang memiliki traffic tinggi.
  • External link pada konten. Ini adalah salah satu cara yang paling banyak digunakan oleh blogger untuk meletakkan affiliate link di artikelnya. Terkadang Anda akan melihat penulis blog meletakkan link di kata-kata tertentu yang berhubungan dengan produk atau layanan tersebut. Jika Anda klik pada link tersebut dan melakukan transaksi, pemilik blog akan mendapatkan komisi. Memasukkan link pada konten adalah salah satu cara yang tidak terlalu terlihat seperti promosi.


Setelah Anda melakukan semua ini, Anda sudah bisa memulai melakukan affiliate marketing. Selama Anda bisa menawarkan produk-produk yang relevan untuk pengunjung website Anda dan mendapatkan traffic website yang tinggi, Anda akan mendapat penghasilan dari affiliate marketing.

Referensi:

  • Google.com
  • Wikipedia.com
  • PanduanIM
  • Idaff
  • https://kirim.email/cara-mendapatkan-uang-dari-internet-dengan-affiliate-marketing/
  • https://www.dewaweb.com/blog/affiliate-marketing-panduan-lengkap-2018
  • https://webhostmu.com/bisnis-online-affiliate-marketing